Saya pikir hingga saat ini belum ada yang istimewa tentang saya, jadi ya biarkan saja saya tetap bekerja buat rakyat yang saja cintai. Rakyat yang semakin hari semakin miskin dan lapar!!! Hidup Rakyat!!!
Oh ja, di bawah ini, pendapat kawan dan sahabat saya tentang diri saya, dan pendapat ini saya ambil diam-diam tanpa seijin yang empunja situs,.. hihihihi…
| Dia, Jul 8, ‘09 11:18 PM for everyone |
begitulah dia
ya, begitulah dia..
aku mengenalnya saat hujan belum tuntas mengguyur kota ini. suaranya khas, dan tawanya membuat hatiku meledak. jika ada yang menyamainya, mungkin dia. aku merinduinya semenjak bangun tidur. padahal baru saja aku tidur ditemani suranya. jika di toko ada yang menjual suara itu, aku pastikan akan laku keras. lalu matanya.. ya Tuhan.. jangan sampai kau masuk dalam mata itu. ia begitu dalam bagai tak berdasar. kau akan hanyut dan tak kan pernah bisa kembali. aku pastikan itu (lagi).
dan ceritaceritanya… sungguh serasa kau diajak keliling indonesia (yah, tak perlu sampai keliling dunia jika bersamanya. keliling kota kita saja, tak kan ada habisnya) dia memang pandai dalam bertutur. tapi sering pula dia meledak-ledak.
dia,
ya begitulah dia
aku mengenalnya di sini. dan aku lebih mengenalnya di sana, lalu kembali lagi di sini. aku bersyukur bisa mengenalnya. ingin lebih dalam menyelaminya. tapi aku takut. tibatiba saja aku takut untuk menyelam ke dalam bening matanya. takut hanyut dan terkapar..
dia..
aku merinduinya semenjak ini,
| Jul 8, ‘09 11:18 PM for everyone |
begitulah dia
ya, begitulah dia..
aku mengenalnya saat hujan belum tuntas mengguyur kota ini. suaranya khas, dan tawanya membuat hatiku meledak. jika ada yang menyamainya, mungkin dia. aku merinduinya semenjak bangun tidur. padahal baru saja aku tidur ditemani suranya. jika di toko ada yang menjual suara itu, aku pastikan akan laku keras. lalu matanya.. ya Tuhan.. jangan samapi kau masuk dalam mata itu. ia begitu dalam bagai tak berdasar. kau akan hanyut dan tak kan pernah bisa kembali. aku pastikan itu (lagi).
dan ceritaceritanya… sungguh serasa kau diajak keliling indonesia (yah, tak perlu sampai keliling dunia jika bersamanya. keliling kota kita saja, tak kan ada habisnya) dia memang pandai dalam bertutur. tapi sering pula dia meledak-ledak.
dia,
ya begitulah dia
aku mengenalnya di sini. dan aku lebih mengenalnya di sana, lalu kembali lagi di sini. aku bersyukur bisa mengenalnya. ingin lebih dalam menyelaminya. tapi aku takut. tibatiba saja aku takut untuk menyelam ke dalam bening matanya. takut hanyut dan terkapar..
dia..
aku merinduinya semenjak ini
| Jul 8, ‘09 11:18 PM for everyone |
begitulah dia
ya, begitulah dia..
aku mengenalnya saat hujan belum tuntas mengguyur kota ini. suaranya khas, dan tawanya membuat hatiku meledak. jika ada yang menyamainya, mungkin dia. aku merinduinya semenjak bangun tidur. padahal baru saja aku tidur ditemani suranya. jika di toko ada yang menjual suara itu, aku pastikan akan laku keras. lalu matanya.. ya Tuhan.. jangan samapi kau masuk dalam mata itu. ia begitu dalam bagai tak berdasar. kau akan hanyut dan tak kan pernah bisa kembali. aku pastikan itu (lagi).
dan ceritaceritanya… sungguh serasa kau diajak keliling indonesia (yah, tak perlu sampai keliling dunia jika bersamanya. keliling kota kita saja, tak kan ada habisnya) dia memang pandai dalam bertutur. tapi sering pula dia meledak-ledak.
dia,
ya begitulah dia
aku mengenalnya di sini. dan aku lebih mengenalnya di sana, lalu kembali lagi di sini. aku bersyukur bisa mengenalnya. ingin lebih dalam menyelaminya. tapi aku takut. tibatiba saja aku takut untuk menyelam ke dalam bening matanya. takut hanyut dan terkapar..
dia..
aku merinduinya semenjak ini




