Ambil Sikap

Baiklah, sudah cukup semua,.. kini giliranku mengambil sikap atas masa bodoh mu, karena apapun yang aku sampaikan tidak pernah kau dengar.. kendati bibirmu mengucapkan kata “iya”.. seolah mengerti apa yang aku rasakan tetapi hatimu berkata lain dan kakimu tetap pada jalan serong itu.

Jika kau enggan untuk belajar merasakan dan mendengarkan kegelisahan hati orang lain, bagaimana kau bisa mengerti apa yang rakyatmu rasakan? dan rakyat adalah orang yang ada di sampingmu setiap hari. Jangan sampai kau jadi pemimpin tanpa rakyat dan pemimpin tanpa jabatan.. :)

Waktunya sebentar lagi tiba, dan aku harus bergerak, karena pergaulan yang buruk merusakan kebiasaan yang baik, sejak dulu aku mengabdikan diriku untuk orang banyak dan banyak orang dan bukan untuk pribadi-pribadi yang atas dirinya sendiripun korup!!

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply